Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Hadiri Pembukaan Diklat Satgas RETINA Angkatan 2

GeloraIndonesiaNews.Com
Bandar Lampung
– Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Bapak Asroni Paslah, S.Pd., menghadiri kegiatan pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Satuan Tugas Anti Narkoba, Anti Kekerasan, dan Anti Judi Online (RETINA) Angkatan 2 bagi siswa/i SMP se-Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membentengi generasi muda dari berbagai ancaman sosial yang kian marak.

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai sekolah menengah pertama, didampingi para guru serta pembina. Program RETINA sendiri dirancang sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus edukasi bagi pelajar agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Asroni Paslah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga diri dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tindakan kekerasan, hingga maraknya judi online.

“Melalui pelatihan ini, adik-adik tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai keberanian untuk menolak dan melawan hal-hal negatif. Kalian adalah garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa DPRD Kota Bandar Lampung, khususnya Komisi IV, akan terus mendukung program-program yang berorientasi pada pendidikan karakter dan perlindungan anak. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga sangat diperlukan untuk membentuk generasi yang berkualitas.

Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi, mulai dari bahaya narkoba, dampak kekerasan di kalangan pelajar, hingga risiko dan konsekuensi hukum dari praktik judi online. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, simulasi, dan pembekalan kepemimpinan.

Pihak penyelenggara berharap melalui program RETINA ini, para peserta dapat menjadi pelopor di sekolah masing-masing dalam mengampanyekan gaya hidup sehat dan menjauhi perilaku menyimpang.

Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan moral, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijak dan bertanggung jawab.(red)

Tinggalkan Balasan